Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di madrasah memegang peranan strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah. Di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks meliputi adiksi media sosial, pergeseran nilai moral, dan melemahnya keteladanan madrasah dituntut untuk memperkuat integrasi nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek pendidikannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA 2020 untuk menganalisis 18 artikel yang dipilih dari 312 sumber yang diidentifikasi melalui Scopus, Google Scholar, dan Garuda (rentang 2014–2025). Melalui thematic synthesis, penelitian menghasilkan lima tema utama: (1) konseptualisasi pendidikan karakter Islami, (2) peran madrasah dalam pembentukan akhlak, (3) implementasi nilai Islam dalam budaya sekolah, (4) tantangan era digital terhadap karakter, dan (5) strategi penguatan karakter Islami. Temuan menunjukkan bahwa efektivitas pendidikan karakter di madrasah ditentukan oleh kurikulum terintegrasi Maqasid Al-Syariah, kepemimpinan spiritual yang meneladankan nilai uswah hasanah, pembiasaan berbasis budaya lokal, serta kolaborasi sinergis antara madrasah, keluarga, dan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan karakter Islami yang adaptif terhadap realitas digital tanpa kehilangan identitas nilai keislaman.
Copyrights © 2025