Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dialami anak usia 5–6 tahun dalam mengenal huruf di TK SM Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif terhadap lima anak yang mengalami hambatan dalam mengenal huruf. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan mengenal huruf dipengaruhi oleh faktor internal seperti kurangnya fokus, perhatian, dan kemampuan menyimak anak, serta faktor eksternal seperti metode pembelajaran yang masih konvensional, minimnya media pembelajaran menarik, dan kurangnya stimulasi dari lingkungan rumah. Anak juga mengalami kebingungan dalam membedakan huruf yang memiliki bentuk serupa dan dalam menyebutkan huruf awal atau akhir dari sebuah kata. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara guru, orang tua, dan lingkungan sekitar, serta perlunya pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis permainan untuk membantu anak mengenal huruf secara optimal.
Copyrights © 2025