Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam menanamkan literasi budaya sebagai fondasi pembentukan identitas nasional sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi media pembelajaran berbasis bathok kelapa dan kearifan lokal dalam meningkatkan kemampuan literasi budaya anak usia 4–5 tahun. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis secara kritis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta laporan penelitian yang relevan dengan literasi budaya, media pembelajaran berbasis kearifan lokal, dan perkembangan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa media bathok kelapa memiliki potensi besar dalam memperkenalkan kosakata budaya, makna simbolik benda tradisional, serta nilai-nilai sosial budaya melalui aktivitas bermain yang bermakna. Selain itu, penggunaan media alami berbasis lingkungan lokal dinilai mampu meningkatkan keterlibatan, fokus, dan pengalaman belajar kontekstual anak. Studi ini menyimpulkan bahwa media bathok kelapa berbasis kearifan lokal dapat menjadi alternatif strategis dalam penguatan literasi budaya anak usia dini.
Copyrights © 2026