ABSTRAK Model klarifikasi nilai adalah pendekatan pendidikan nilai yang membuat peserta didik dilatih untuk menemukan, memilih, menganalisis, memutuskan, mengambil sikap  sendiri  nilai-nilai  hidup  yang  ingin  diperjuangkan.  Namun  dalam pengamatan peneliti menemukan penerapan model yang ada di sekolah hanya model konvensional yang kurang penanaman nilai, sehingga siswa kurang memiliki  keterampilan  pengambilan keputusan.  Tujuan  umum  penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan tentang konflik pada  mata  pelajaran  IPS  l  kelas  VIII  H pada  pembelajaran  IPS  di  MTsN  2Cirebon.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII H di MTsN 2 Cirebon. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, wawancara dan dokumentasi dan analisis datanya menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif.Hasil penerapan model klarifikasi nilai dilihat dari aktivitas guru pada siklus 1 72%, siklus 2 84%, siklus 3 90%. Keterampilan pengambilan keputusan tentang konflik sosial dilihat dari aktivitas siswa pada siklus 1 55%, siklus 2 74%, dan siklus 3 80%. Peningkatan tes keterampilan pengambilan keputusan tentang konflik rata-rata kelas pada pra siklus 67 menjadi 73 pada siklus 1 ke siklus 2 77 kemudian siklus 3 81. Ketuntasan pada pra siklus 20% kategori kurang terampil ke siklus I menjadi 45% kategori cukup terampil, kemudian dari siklus II 75% kategori terampil ke siklus III menjadi 87,5% kategori sangat terampil. Simpulan model klarifikasi nilai meningkatkan keterampilan pengambilan keputusn tentang konflik sosial pada pelajaran IPS. Kata Kunci: Model Klarifikasi Nilai, Keterampilan Pengambilan Keputusan, Konflik Sosial
Copyrights © 2017