Ultrasonografi dasar panggul (PFUS) merupakan modalitas pencitraan yang sangat bergantung pada operator, di mana variasi dalam akuisisi citra, urutan prosedur, dan dokumentasi dapat menurunkan reliabilitas diagnostik serta reproduksibilitas hasil. Meskipun protokol terstandar tersedia, implementasi konsisten secara real-time masih menjadi tantangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi awal protocol-guidance assistant sebagai sistem pendukung alur kerja terstruktur dalam pemeriksaan PFUS. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model 4D yang dimodifikasi hingga tahap Define, Design, dan Develop. Sistem dirancang sebagai alat berbasis kecerdasan buatan yang menerjemahkan protokol menjadi panduan prosedural bertahap, kontrol alur sequence-lock, dan dokumentasi terstruktur. Evaluasi menggunakan desain one-group pretest-posttest pada 50 sonografer. Variabel yang diukur meliputi kepatuhan protokol dan waktu pemeriksaan. Uji kelayakan dilakukan melalui validasi pakar dengan koefisien Aiken’s V, serta analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Sistem menunjukkan validitas isi sangat tinggi (Aiken’s V ≥ 0,98). Kepatuhan meningkat signifikan, dengan penurunan protocol loss dari 16,7% menjadi 0,0%, serta waktu pemeriksaan menurun dari 80,84 menjadi 44,40 menit (p < 0,05). Protocol-guidance assistant menunjukkan kelayakan awal yang kuat dalam meningkatkan kepatuhan protokol dan efisiensi pemeriksaan PFUS.
Copyrights © 2026