Penerapan model pembelajaran Kooperatif Learning tipe Numbered Heads Together (NHT) di kelas 4 SD Negeri Krajan 01 pada mata pelajaran IPAS materi Keragaman Budaya dan Kearifan Lokal bertujuan menciptakan ekosistem belajar yang interaktif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan hasil belajar melalui kolaborasi tim. Prosedur diawali pemaparan materi melalui video pembelajaran untuk memantik rasa ingin tahu siswa. Siswa kemudian bekerja dalam kelompok heterogen; guru memberikan nomor kepada setiap anggota dan membagikan LKPD sebagai bahan diskusi. Setelah diskusi, guru mengacak nomor untuk memanggil perwakilan kelompok presentasi. Selanjutnya, guru mengacak nomor lain dari kelompok pendengar untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan, dan mengacak nomor lagi dari kelompok penyaji untuk menanggapi atau menjawab pertanyaan. Teknik penilaian meliputi observasi, penilaian kinerja, dan penilaian produk dengan instrumen lembar observasi diskusi kelompok sebagai asesmen formatif, serta tes tertulis sebagai asesmen sumatif. Hasil menunjukkan perubahan positif: partisipasi dan komunikasi siswa meningkat, dan rata-rata nilai kelas naik dari 77 menjadi 80 (peningkatan 3,9%). Disimpulkan bahwa penerapan model NHT yang didukung media TIK sangat relevan untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa kelas 4, sekaligus memperkuat literasi digital dan kemampuan kerja sama dalam memahami materi. Sebagai tindak lanjut, siswa mengubah pengetahuan menjadi aksi sosial dengan membuat poster dan infografis yang digunakan sebagai media kampanye kepada adik kelas di SD Negeri Krajan 01. Melalui kegiatan ini, siswa kelas 4 berperan sebagai agen perubahan yang mengedukasi lingkungan sekolah tentang keberagaman kearifan lokal yang ada di Indonesia.
Copyrights © 2026