Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena penggunaan media sosial serta pengaruhnya terhadap keharmonisan rumah tangga pada masyarakat Desa Sarude Keecamatan Sarjo Kabupaten Pasangkayu. Perkembangan media sosial di era digital telah memberikan perubahan besar terhadap pola komunikasi dan interaksi dalam keluarga. Di satu sisi, media sosial mempermudah komunikasi dan akses informasi, namun di sisi lain dapat memunculkan konflik, kecemburuan, kurangnya komunikasi langsung, hingga perselingkuhan daring yang berdampak pada keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pasangan suami istri serta masyarakat Desa Sarude. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial pada masyarakat Desa Sarude telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik untuk komunikasi, hiburan, maupun aktivitas ekonomi. Namun, penggunaan yang berlebihan dan tidak terkontrol menyebabkan menurunnya kualitas komunikasi dalam keluarga, munculnya rasa curiga, konflik rumah tangga, serta berkurangnya kedekatan emosional antara suami dan istri. Dari perspektif hukum Islam, penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat bertentangan dengan tujuan perkawinan dalam Islam, yaitu mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan pengelolaan penggunaan media sosial secara seimbang agar tercipta keharmonisan dan ketahanan keluarga di era digital.
Copyrights © 2026