Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation
Vol 7, No 1 (2024): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April)

Barriers in Digitalization for Tourism Village: Case of Tegaren’s Demographic and Geographic Constraints




Article Info

Publish Date
01 Apr 2024

Abstract

ABSTRACTThis article is one of the scientific publications that summarizes field research in Tegaren, a tourism village in Trenggalek, East Java. The research team seeks to provide a discourse on tourism village digitalization from a different perspective. This article examines Tegaren's barriers to increasing digital telecommunications penetration and adapting their digital technology after becoming a tourism village. The four factors are 1) the dominance of the low productive age generation in Tegaren, 2) youths who migrate out of Tegaren, 3) Tegaren's agrarian life and ecosystem, and 4) Tegaren's geographical location which is not close to the main transportation modes. Using a theoretical framework that consists of participatory rural appraisal method, asset-based community development method, community-based tourism, and digital culture literacy of rural communities, this article provides an explanation of the demographic and geographical factors that have become obstacles for Tegaren to increase the digitalization utility for tourism village. All the data presented was obtained by means of in-depth interviews and participatory observation by team researchers. All respondents are from stakeholders in the village, such as village officials, Pokdarwis members, BUMDes members, besek farmers, and village youths. ABSTRAKArtikel ini merupakan salah satu publikasi ilmiah yang merangkum penelitian lapangan di Tegaren, sebuah desa wisata di Trenggalek, Jawa Timur. Tim peneliti berupaya memberikan diskursus tentang digitalisasi desa wisata dari sudut pandang yang berbeda. Artikel ini mengkaji hambatan Tegaren dalam meningkatkan penetrasi telekomunikasi digital dan mengadaptasi teknologi digital mereka setelah menjadi desa wisata. Keempat faktor tersebut adalah 1) dominasi generasi usia produktif rendah di Tegaren, 2) pemuda yang merantau keluar Tegaren, 3) kehidupan agraris dan ekosistem Tegaren, dan 4) letak geografis Tegaren yang tidak dekat dengan moda transportasi utama. Dengan menggunakan kerangka teori yang terdiri dari metode participatory rural appraisal, metode asset-based community development, community-based tourism, dan budaya digital literasi digital masyarakat pedesaan, artikel ini memberikan penjelasan mengenai faktor demografi dan geografis yang menjadi kendala Tegaren untuk meningkatkan utilitas digitalisasi desa wisata. Semua data yang disajikan diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif oleh tim peneliti. Semua responden berasal dari pemangku kepentingan di desa, seperti perangkat desa, anggota Pokdarwis, anggota BUMDes, petani besek, dan pemuda desa.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

Jithor

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Health Professions Social Sciences Other

Description

Journal of Indonesian Tourism, Hospitality, and Recreation (Jurnal Pariwisata, Perhotelan dan Rekreasi Indonesia) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan dua keluaran (issues) dalam setahun pada bulan April dan Oktober. Redaksi juga turut mengundang para peneliti dan praktisi untuk dapat ...