Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation
Vol 9, No 1 (2026): April

The glamping experience through Generation Z’s eyes: A study in Pancasari Tourism Village




Article Info

Publish Date
01 Apr 2026

Abstract

AbstractGlamping (glamorous camping) has emerged as a growing tourism trend that combines the comfort of modern amenities with the beauty of natural surroundings. In Bali, Pancasari Tourism Village in Buleleng Regency is developing glamping as a community-based tourism product to attract new market segments. Understanding Generation Z’s perceptions is crucial, as this generation born between 1997 and 2012 values authenticity, digital connectivity, and personalized experiences. However, limited research has examined their views on glamping within community-based tourism settings. This study explores Generation Z’s perceptions of glamping services in Pancasari Tourism Village, focusing on service quality, hospitality experiences, and lifestyle alignment. Using a qualitative phenomenological approach supported by sentiment analysis of survey data, findings reveal that while the site effectively delivers aesthetic appeal through its atmosphere, cool climate, and scenic views, it falls short in providing reliable infrastructure. Negative sentiments are dominated by issues related to facilities, Wi-Fi, and toilets, indicating critical maintenance and utility shortcomings. The overall positive sentiment of only 60% suggests that visual appeal alone cannot compensate for functional deficiencies. To enhance guest satisfaction and sustain growth, Pancasari Tourism Village must prioritize improvements in infrastructure and service reliability to align the physical experience with its strong brand image.AbstrakGlamping (glamorous camping) telah menjadi tren pariwisata yang semakin berkembang, menggabungkan kenyamanan modern dengan keindahan alam. Di Bali, Desa Wisata Pancasari yang terletak di Kabupaten Buleleng tengah mengembangkan glamping sebagai produk pariwisata berbasis masyarakat untuk menarik segmen pasar baru. Memahami persepsi Generasi Z menjadi hal yang penting, karena generasi yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012 ini menghargai keaslian, konektivitas digital, dan pengalaman yang bersifat personal. Namun, penelitian mengenai pandangan mereka terhadap glamping dalam konteks pariwisata berbasis masyarakat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi Generasi Z terhadap layanan glamping di Desa Wisata Pancasari, dengan fokus pada kualitas layanan, pengalaman keramahtamahan, dan kesesuaian dengan gaya hidup. Pendekatan kualitatif fenomenologis digunakan, didukung oleh analisis sentimen dari data survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun destinasi ini berhasil menghadirkan daya tarik estetika melalui suasana, iklim sejuk, dan pemandangan indah, namun masih lemah dalam penyediaan infrastruktur yang memadai. Sentimen negatif banyak muncul terkait fasilitas, Wi-Fi, dan toilet, yang mengindikasikan adanya permasalahan pemeliharaan dan utilitas dasar. Dengan tingkat sentimen positif hanya sebesar 60%, daya tarik visual belum mampu menutupi kekurangan fungsional. Untuk meningkatkan kepuasan wisatawan dan menjaga keberlanjutan, Desa Wisata Pancasari perlu memprioritaskan perbaikan infrastruktur dan keandalan layanan agar pengalaman wisata sesuai dengan citra merek yang kuat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Jithor

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Health Professions Social Sciences Other

Description

Journal of Indonesian Tourism, Hospitality, and Recreation (Jurnal Pariwisata, Perhotelan dan Rekreasi Indonesia) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan dua keluaran (issues) dalam setahun pada bulan April dan Oktober. Redaksi juga turut mengundang para peneliti dan praktisi untuk dapat ...