Pandemi Covid-19 yang penyebarannya sangat cepat di antara manusia dan menyerang sistem pernapasan atau droplet. Kebijakan dari berbagai negara untuk mencegah penyebaran virus ini hampir sama yaitu memberlakukan pembatasan aktifitas sosial. Dampak yang paling besar yang diakibatkan oleh covid-19 ialah sektor ekonomi baik pada tingkatan international dan nasional bahkan sampai pada skala lokal seperti UMKM. Dampak yang ditimbulkan oleh covid-19 pada sektor UMKM mulai dari omset yang turun drastis, kelangkaan barang, tentu saja daya beli akibat pembatasan aktifitas meskipun pemerintah sudah menyatakan normalisasi pandemi covid-19. Hal tersebut merupakan masalah dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menganilisa dampak pasca covid-19 terhadap pelaku UMKM di Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menunjukkan bahwa covid-19 berdampak negatif bagi sektor UMKM. Penerapan kebijakan lockdown, PSBB dan PPKM yang memaksa UMKM harus menutup kegiatan mereka. Aktifitas masyarakat yang tidak boleh berinteraski. Penelitian ini menunjukkan bahwa covid-19 berdampak negative pada beberapa sektor UMKM akibat dari kebijakan lockdown, PSBB dan PPKM. Selain itu daya beli masyarakat juga sangat rendah disamping pasokan bahan baku yang susat untuk diperoleh.
Copyrights © 2025