Perilaku merokok pada kelompok dewasa muda di Indonesia terus meningkat secara agresif dan menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi secara mendalam kebutuhan edukasi kreatif dalam upaya mengubah perilaku merokok pada mahasiswa. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi ini melibatkan delapan orang mahasiswa perokok aktif di universitas sebagai partisipan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam secara semistruktur, dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi empat tema utama, yaitu kebutuhan media edukasi digital dan interaktif, dukungan lingkungan sosial kampus, mekanisme koping stres akademik, serta dukungan regulasi institusional kampus. Temuan ini merefleksikan bahwa kegagalan mahasiswa untuk berhenti merokok dipicu oleh kejenuhan terhadap media edukasi konvensional, tingginya tekanan konformitas teman sebaya, serta pemanfaatan rokok sebagai instrumen pelarian dari stres perkuliahan. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk mendorong modifikasi perilaku merokok yang efektif, mahasiswa membutuhkan solusi konkret berupa digitalisasi kampanye visual berbasis video pendek, pelibatan kelompok peer-ambassador, pelatihan manajemen stres aplikatif, serta penguatan regulasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dibarengi dengan penyediaan fasilitas pemulihan adiksi yang ramah dan suportif di lingkungan universitas.
Copyrights © 2026