Sungai perkotaan saat ini mengalami perubahan bentuk dari bantaran natural menjadi tanggul dengan elemen lingkungan buatan. Perbedaan antara bentuk bantaran natural dan buatan mempengaruhi persepsi keindahan lingkungan di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat preferensi bentuk lingkungan sungai di wilayah yogyakarta dengan 100 responden mahasiswa perempuan desain interior ISI Yogyakarta. Responden perempuan dipilih karena memiliki kedekatan epistimologis dengan lingkungan air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dengan foto dan skala semantik diferensial. Foto diambil dengan menggunakan kamera pada siang hari dan dipilih berdasarkan sudut yang netral (tidak menimbulkan distorsi). Metode analisis dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak pengolah data statistik SPSS. Hasil analisis data akan menghasilkan 2 kategori skor yaitu satu untuk lingkungan natural dan satu untuk lingkungan buatan. Skor ini akan dilihat perbedaan signifikansinya dengan menggunakan perhitungan statistik. Hasil penelitian diharapkan untuk menemukan bentuk lingkungan sungai yang disukai perempuan dan elemen lingkungan yang menjadi penyumbang preferensi tersebut. Tingkat kesiapan teknologi dalam penelitian ini adalah aplikasi dari teori persepsi lingkungan untuk melihat referensi estetika berdasarkan elemen lingkungan natural dan buatan.
Copyrights © 2026