Perilaku agresi pada remaja menjadi salah satu permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian karena dapat berdampak pada hubungan sosial, kondisi emosional, dan perkembangan psikologis remaja. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan pada remaja binaan Rumah Zakat, ditemukan bahwa sebagian besar remaja pernah mengalami kekerasan verbal maupun fisik serta menunjukkan perilaku agresi pada kategori sedang hingga tinggi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah psikoedukasi mengenai pengenalan dan pengelolaan perilaku agresi dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja binaan Rumah Zakat. Kegiatan dilaksanakan kepada 20 remaja binaan Rumah Zakat melalui tahapan pre-test, pemberian materi, role-play, penggunaan flashcard perilaku agresi, post-test, serta evaluasi refleksi dan reaksi. Data dianalisis menggunakan uji deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired samples test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 24,70 menjadi 31,95 pada post-test. Hasil uji paired samples test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh pemberian psikoedukasi terhadap peningkatan pemahaman peserta mengenai perilaku agresi dan pengelolaan emosi. Dengan demikian, psikoedukasi efektif membantu remaja mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara lebih positif.
Copyrights © 2026