Abstrak Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi isu lingkungan yang serius di berbagai daerah pedesaan, termasuk di Desa Wanakarta, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang. Keterbatasan fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan jauhnya akses pengangkutan sampah mendorong masyarakat melakukan pembakaran sampah secara terbuka yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Kegiatan pengabdian KKM Tematik Kelompok 62 Untirta kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif pengolahan sampah minim asap melalui penerapan teknologi Rocket Stove. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis Participatory Action Research (PAR), meliputi tahap observasi, identifikasi masalah, perancangan, pembuatan, serta sosialisasi dan pendampingan penggunaan Rocket Stove kepada masyarakat. Rocket Stove dibangun menggunakan bahan lokal seperti hebel dan semen dengan konstruksi sederhana namun efektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Rocket Stove mampu mengurangi volume sampah hingga sekitar 90% dan menurunkan emisi asap secara signifikan dibandingkan pembakaran terbuka. Selain itu, partisipasi dan respons masyarakat tergolong tinggi, menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Dengan biaya pembuatan yang relatif terjangkau dan perawatan yang mudah, Rocket Stove berpotensi menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan sampah di wilayah pedesaan dengan keterbatasan infrastruktur.
Copyrights © 2026