Toxic relationship pada mahasiswa sering berkembang melalui rendahnya literasi komunikasi interpersonal, lemahnya regulasi emosi, serta normalisasi pola komunikasi manipulatif dalam hubungan pacaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi komunikobiologi mahasiswa dalam memahami relasi sehat dan toxic relationship melalui pendekatan edukatif berbasis kelas. Kegiatan dilaksanakan pada 201 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dari 22 kelas mitra menggunakan pendekatan experiential participatory learning melalui mini lecture, diskusi partisipatif, studi kasus, roleplay, emotional mapping, dan reflective journaling. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai relasi sehat, komunikasi manipulatif, emotional dependency, regulasi emosi, serta relational awareness dalam hubungan romantis. Program ini menunjukkan bahwa literasi komunikobiologi berbasis kelas berpotensi menjadi strategi preventif dalam mendukung budaya kampus yang sehat dan suportif secara interpersonal.
Copyrights © 2026