International Batik Center (IBC) berperan menjadi salah satu sentra perdagangan batik di Kota Pekalongan yang mendukung industri kreatif serta menjadi wadah pelestarian budaya batik. Akan tetapi, perubahan pola konsumsi masyarakat dan peningkatan penggunaan platform belanja daring menyebabkan penurunan minat kawasan secara drastis terutama pada generasi muda. Sehingga, fungsi kawasan menjadi kurang optimal baik sebagai ruang interaksi budaya, ekonomi, maupun edukasi batik. Perancangan ini bertujuan untuk mengembalikan vitalitas kawasan International Batik Center (IBC) sebagai pusat regenerasi budaya batik yang dapat mewadahi keterlibatan penggunanya terkhusus generasi muda dalam memperkuat nilai-nilai nasionalis dengan pengalaman ruang yang edukatif dan interaktif. Melalui pendekatan arsitektur naratif, dihadirkan ruang-ruang yang memiliki cerita dalam memberikan pengalaman dengan tetap memperhatikan aspek kontekstual dan identitas kawasan. Revitalisasi ini diharapkan mampu menghidupkan kembali fungsi utama kawasan International Batik Center (IBC) sekaligus menumbuhkan apresiasi generasi muda terhadap budaya batik sebagai warisan bangsa melalui arsitektur sebagai media pembelajaran dan penguatan identitas nasional.
Copyrights © 2026