Kegiatan konstruksi dan industri menghasilkan berbagai jenis sisa material yang masih memiliki peluang untuk dimanfaatkan kembali. Material tersebut tidak hanya memiliki nilai teknis dalam pembangunan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk memahami karakter serta potensi material dalam bidang arsitektur. Oleh karena itu, diperlukan suatu fasilitas yang mampu mewadahi kegiatan pembelajaran, eksplorasi, dan pengolahan material sisa konstruksi sehingga pemanfaatannya dapat dipahami secara lebih luas oleh masyarakat. Perancangan Pusat Edukasi Material Daur Ulang ini bertujuan menyediakan lingkungan pembelajaran yang mengintegrasikan kegiatan edukasi, pameran material, serta praktik pengolahan material dalam satu sistem bangunan. Fasilitas yang direncanakan meliputi galeri material, ruang kelas, workshop pengolahan material, laboratorium edukasi, serta ruang diskusi dan penelitian. Penyusunan program ruang dan konsep perancangan dilakukan melalui analisis aktivitas pengguna, kebutuhan ruang, serta keterkaitan antar ruang yang mendukung proses pembelajaran dan pengolahan material. Melalui perancangan ini diharapkan terbentuk sebuah fasilitas edukatif yang dapat menjadi sarana pembelajaran mengenai pemanfaatan kembali material sisa konstruksi, sekaligus memberikan pemahaman mengenai potensi material dalam praktik arsitektur. Kata kunci: pusat edukasi, material daur ulang, material arsitektur, Pendekatan Arsitektur Hijau
Copyrights © 2026