Pada 2025 tercatat sebanyak 1,2 miliar perjalanan wisatawan lokal dan 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di berbagai provinsi, menunjukkan perkembangan dan minat yang tinggi pada sektor pariwisata Indonesia. Akan tetapi, permintaan terhadap akomodasi wisata tidak selalu diimbangi dengan inovasi desain yang responsif terhadap dinamika dan kebutuhan ruang pengguna (keluarga). Sebagian besar villa dan resor masih dirancang dengan konfigurasi ruang yang statis dan berbasis standar luas dan jumlah kamar tanpa mempertimbangkan perubahan komposisi keluarga dan aktivitas kelompok maupun individu. Tadpole Village dirancang untuk menjawab tantangan ini dengan pendekatan arsitektur adaptif pada teknologi bangunannya. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada adaptasi ruang untuk memenuhi akomodasi keluarga akan tetapi juga menjawab tantangan keberlanjutan dan durabilitas bangunan pada dataran tinggi Dieng.
Copyrights © 2026