Kajian tentang perkembangan kelompok tarekat merupakan suatu hal yang penting untuk dikaji lebih dalam. Hal ini karena ajaran-ajaran dari tarekat terus mengalami perkembangan, namun juga masih mampu menjaga akar nilai ajarannya. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk memahami beberapa hal. Pertama, Tarekat Syattariyah adalah salah satu kelompok tarekat yang ajarannya berkembang di Surakarta. Kedua, Perkembangan Tarekat Syattariyah memiliki hubungan erat dengan keberadaan para bangsawan di kasunanan. Ketiga, secara alami, dalam tubuh Tarekat Syattariyah terbentuk sebuah strata sosial yang memiliki perannya masing-masing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah historiografi, sebuah metode yang dilaksanakan dengan melalui empat tahapan yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan penulisan. Dalam empat proses tahapan ini,tahapan pertama dan kedua menjadi yang paling penting, karena pada dua tahapan awal inilah sumber dikumpulkan dan divalidasi kebenaran serta kesesuaiannya. Hasil yang ditemukan adalah: Pertama, perkembangan Tarekat Syattariyah di Surakarta melalui sanad-sanad dari para Ulama di Nusantara, sehingga dalam hal ini ditemukan adanya jaringan ulama yang kuat. Kedua, ajaran Tarekat Syattariyah yang berkembang di Surakarta pada abad ke-19, banyak mengalami penyesuaian dengan ajaran maupun kebudayaan lokal. Ketiga, peran bangsawan menjadi penting dalam perkembangan Tarekat Syattariyah. Bangsawan menjadi pendorong masyarakat lain untuk ikut masuk ke dalam kelompok tarekat. Kata Kunci: Ulama; Bangsawan; Tarekat Syattariyah; Kasunanan Surakarta
Copyrights © 2026