PT Nina Agro Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dibidang hidroponik, yaitu sayuran pakcoy hidroponik yang mulai beroperasi pada awal tahun 2019 hingga saat ini. Permasalahan yang dihadapi pada PT Nina Agro Jaya yaitu belum adanya penentuan harga pokok produksi secara sistematis, sehingga kesulitan dalam merumuskan penentuan harga jual yang efektif, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan penurunan profitabilitas atau tidak mendapatkan laba yang maksimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode full costing untuk perhitungan HPP dan cost plus pricing untuk penetapan harga jual sayuran pakcoy di PT Nina Agro Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besaran harga pokok produksi sayuran pakcoy hidroponik di PT Nina Agro Jaya yang dihitung dengan menggunakan metode full costing sebesar Rp2.225.132,82 dan harga pokok produksi per pcs sebesar Rp3.531,95 dengan jumlah produksi sebanyak 630 pcs dalam satu kali produsi pada bulan Juli, dan penetapan harga jual dengan menggunakan metode cost plus pricing dengan menambahkan laba sebesar 20% yang dikehendaki perusahaan mendapatkan harga jual sebesar Rp4.238/pcs.
Copyrights © 2026