Dalam mengelola program bantuan sosial, pemerintah sering dihadapkan pada tantangan dalam mengidentifikasi penerima bantuan yang tepat dan memastikan dana bantuan digunakan dengan efektif. Untuk mengatasi tantangan ini, sistem pendukung keputusan semakin digunakan untuk memberikan informasi yang akurat dan membantu pengambilan keputusan yang lebih baik. Metode fuzzy memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih akurat dan realistis, sedangkan teknologi IOT memungkinkan pengumpulan dan pertukaran data secara real-time. Dengan menggabungkan kedua metode ini, program bantuan sosial dapat lebih efisien dan efektif dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkannya. Dengan menggunakan teknologi IOT berbasis mikrokontroler, data dapat dikumpulkan secara real-time dari berbagai perangkat dan sensor yang terhubung. Ini memungkinkan pemantauan yang akurat dan pengambilan keputusan yang lebih akurat. Maka, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode fuzzy dalam implementasi alat system pendukung keputusan dalam penerimaan bantuan social menggunakan mikrokontroler berbasis teknologi IOT. Untuk bagian hardware meliputi rangkaian Push Button, Modul ESP 8266, RFID Reader RC522, Buzzer dan LCD. Pengumpulan data digunakana menggunakan bahasa teks editor visual studio code. Dari data penelitian dapat dilihat bahwa hasil perhitungan dan hasil penggunakan aplikasi dengan menggunakan metode fuzzy ini menghasilkan hasil yang sama. Dan dengan metode ini panitia bansos dapat dengan mudah dan efisien untuk menentukan golongan dan jumlah bansos yang dapat diterima oleh warga setempat.
Copyrights © 2026