Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Natuna, dengan tujuan untuk mengetahui kesediaan membayar masyarat Kab. Natuna untuk penerapan teknologi pengolahan sampah, menghitung estimasi nilai willingness to pay (WTP) untuk mendukung penerapan teknologi pengolahan sampah di Kab. Natuna, dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai WTP. Pendekatan yang digunakan adalah Contingent Valuation Method, dan untuk menguji hubungan kausal antara variabel bebas dan variabel terikat, metode regresi linear berganda digunakan. Berdasarkan hasil wawancara terhadap 50 responden diperoleh bahwa 96% responden bersedia membayar retribusi. Perkiraan besaran nilai kesediaan membayar (WTP) per KK per bulan masyarakat Kab. Natuna guna mendapatkan peningkatan pelayanan pengelolaan sampah berdasarkan setiap alternatif teknologi pengolahan adalah Sanitary Landfill sebesar Rp14.980,-; Komposting sebesar Rp.11.600-, dan Biodigester sebesar Rp15.480-,. Faktor-faktor yang berpengaruh adalah faktor sosio-ekonomi, seperti tingkat pendidikan dan pendapatan. Kedua faktor tersebut sangat berpengaruh signifikan untuk semua alternatif teknologi yang ditawarkan. Sementara faktor pengetahuan teknologi hanya berpengaruh pada teknologi Sanitary Landfill dan Komposting. Sementara itu, faktor jumlah anggota keluarga dan keyakinan terhadap teknologi tidak menunjukkan pengaruh yang berarti.
Copyrights © 2026