Perkembangan pesat e-commerce di Indonesia telah mendorong transformasi mendasar dalam pola respons konsumen terhadap kebijakan harga dan aktivitas promosi. Studi ini bertujuan mengeksplorasi penerapan konsep turunan (diferensial) dalam pengukuran elastisitas harga permintaan yang terjadi di tengah dinamika promosi e-commerce, dengan menekankan relevansi prinsip-prinsip ekonomi Islam mencakup transparansi, kesetaraan, dan larangan gharar. Dengan menggunakan metodologi tinjauan pustaka kualitatif, penelitian ini merangkai kerangka teori dari ekonomi berbasis kalkulus dan mengimplementasikannya pada data empiris empat platform e-commerce terkemuka di Indonesia, yaitu Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli. Hasil kajian mengungkapkan bahwa komoditas yang diperdagangkan melalui kanal digital memiliki karakteristik permintaan yang sangat elastis: diskon, flash sale, dan penurunan harga terbukti memicu lonjakan permintaan yang jauh melampaui proporsi perubahan harga itu sendiri. Pendekatan diferensial menawarkan instrumen matematis yang terukur guna menghitung laju perubahan permintaan terhadap variasi harga, sehingga para penjual mampu merancang kebijakan harga dan momen promosi yang paling menguntungkan. Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, setiap taktik promosi wajib disertai pertimbangan etis yang ketat agar tidak bergeser menjadi praktik manipulatif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada titik persilangan antara matematika ekonomi dan keuangan syariah dengan menghadirkan kerangka pengambilan keputusan promosi yang beretika dan berbasis data di pasar digital.
Copyrights © 2026