Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak ditemukan dan dapat memicu komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan gangguan ginjal. Penatalaksanaan non-farmakologis seperti terapi akupresur dan pijat refleksi kaki dapat membantu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi, stimulasi saraf parasimpatis, dan peningkatan aliran darah.Tujuan : Mengetahui efektivitas terapi akupresur dan pijat refleksi kaki terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Curup. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experiment dengan rancangan pre-test and post-test with control group. Hasil: Berdasarkan uji analisis Independent T-Tes, terapi akupresure menunjukkan penurunan tekanan darah yang lebih besar dibandingkan pijat refleksi kaki. Tekanan darah sistolik memiliki selisih rerata 5,56 mmHg dengan p = 0,000, sedangkan tekanan darah diastolik menunjukkan selisih 2,275 mmHg dengan p = 0,049. Hasil tersebut menegaskan bahwa akupresure memberikan efek penurunan yang lebih kuat dan signifikan dibandingkan pijat refleksi kaki. Kesimpulan : Akupresur dan pijat refleksi kaki terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Akupresur terbukti efektif menurunkan tekanan darah dibandingkan pijat refleksi kaki. Kedua terapi aman, mudah diterapkan, dan dapat dijadikan pilihan intervensi pendamping untuk membantu pasien mengontrol tekanan darah secara mandiri
Copyrights © 2026