Latar Belakang: Fenomena Virtual Youtuber (Vtuber) berkembang pesat secara global dengan 50% audiens dan berkembang sangat pesat juga pada saat pandemi covid berlangsung dengan audiens berusia 18–25 tahun. Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara dengan komunitas Vtuber terbesar. Intensitas interaksi melalui siaran langsung memungkinkan terbentuknya parasocial relationship yang dapat memengaruhi regulasi emosional penggemar. Penelitian yang mengkaji hubungan parasocial relationship dan regulasi emosional pada penggemar Vtuber di Indonesia masih sangat terbatas. Tujuan: Menganalisis literatur yang berkaitan dengan hubungan parasocial relationship dan regulasi emosional pada dewasa muda penggemar Vtuber berdasarkan kajian literatur tahun 2021–2025. Metode: Literature review dengan pendekatan PICOS. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, Garuda, Science Direct, dan PubMed. Sebanyak 12 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Hasil: Seluruh studi menunjukkan bahwa parasocial relationship pada dewasa muda mencakup dimensi afektif, kognitif, dan perilaku; berfungsi sebagai sumber dukungan emosional; serta memiliki keterkaitan signifikan dengan regulasi emosional (p<0,05). Keterikatan parasosial yang kuat berkorelasi dengan penurunan stres, sedangkan berakhirnya hubungan parasosial memunculkan parasocial grief. Analisa:Parasocial relationship berfungsi sebagai regulasi emosi yang adaptif namun berpotensi maladaptif jika terjadi keterikatan berlebihan. Kesimpulan: Parasocial relationship terbukti berkaitan dengan regulasi emosional dewasa muda penggemar Vtuber. Diperlukan program literasi digital dan penguatan regulasi emosi mandiri agar penggemar dapat mengoptimalkan manfaat parasosial secara adaptif agar tidak menyebabkan ke maladaptive seperti ketergantungan emosional pada Vtuber.
Copyrights © 2026