Pertumbuhan ekonomi dan perubahan gaya hidup telah menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap kedai kopi. Namun, pengembangannya harus mengadopsi pendekatan berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini menganalisis urgensi dan strategi pengembangan usaha kedai kopi berkelanjutan di Kecamatan Kasihan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis spasial melalui Sistem Informasi Geografis (SIG) dan pendekatan analisis PESTEL. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari buku, jurnal, artikel, laporan, dokumen, dan peraturan perundang-undangan, serta data spasial dari Google Earth Pro dan Indonesia Geospatial. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan ArcMap 10.8 untuk melakukan tata letak peta. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pengembangan holistik dalam pengembangan usaha kedai kopi di Kecamatan Kasihan yang menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial. Strategi kedai kopi berkelanjutan di kabupaten tersebut harus didasarkan pada enam faktor utama: politik, ekonomi, masyarakat, teknologi, lingkungan, dan hukum. Wawasan ini bertujuan untuk memandu para pelaku usaha dalam merumuskan strategi yang berorientasi pada keberlanjutan.
Copyrights © 2026