Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa
Vol. 7 No. 2 (2026): August

Menimbang Rasionalitas Nasdem dalam Usulan Penetapan IKN Sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur

Najwa Annisa Balqis (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Nadia Vega Hermawan (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Za'im Baihaqi Nursetyo (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Maizia Hariyanti Zahra (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Tiara Egellina Hasugian (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Muhammad Farel Adrian (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Lafina Prima Nufaliha (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Dhandy Rahmat Lingga (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Raihan Raditya (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Abdul Ghofur (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)



Article Info

Publish Date
04 Jun 2026

Abstract

Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke Kalimantan Timur merupakan kebijakan strategis yang tidak hanya mewujudkan dimensi pembangunan, tetapi juga menghasilkan dinamika kontestasi politik yang kompleks di antara partai-partai dalam sistem demokrasi multipartai di Indonesia. Di tengah ketidakpastian seputar status IKN, Partai NasDem mengusulkan agar wilayah IKN ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur sebagai alternatif administratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasionalitas politik di balik usulan tersebut dan menguji kelayakannya sebagai sebuah kebijakan publik. Secara teoritis, penelitian ini mengintegrasikan dua kerangka analisis: Tipologi Tujuan Partai Politik dari Kaare Strøm—yang membedakan orientasi pencarian suara (vote-seeking), pencarian jabatan (office-seeking), dan pencarian kebijakan (policy-seeking) sebagai teori utama (grand theory) untuk membedah motif strategis NasDem—serta Instrumental Values Framework dari Weimer dan Vining, yang menempatkan kelayakan politik, administratif, dan teknis sebagai prasyarat instrumental bagi terwujudnya kebijakan publik yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui analisis isi terhadap dokumen kebijakan dan laporan media daring. Temuan penelitian menunjukkan bahwa usulan NasDem tidak memenuhi kriteria kelayakan kebijakan karena adanya pertentangan hukum dengan regulasi IKN yang sudah ada, ketidaksesuaian teknis antara rancangan infrastruktur dan fungsi yang diusulkan, serta minimnya dukungan politik dari aktor-aktor terkait. Lebih lanjut, dari perspektif Strøm, usulan tersebut mencerminkan kombinasi orientasi pencarian suara (vote-seeking) dan pencarian jabatan (office-seeking) daripada pencarian kebijakan (policy-seeking) yang substantif. Oleh karena itu, rasionalitas NasDem dapat dipahami sebagai rasionalitas politik alih-alih teknokratis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

villages

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

The scopes of the journal include Village government/ governance, Affairs of population, Affairs of finance, Affairs of development and, Other administration, Village Consultative Body (BPD), institution traditional and, Village Enterprise ...