Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap kesejahteraan masyarakat di Dusun Tegalsari, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri yang dikenal sebagai kawasan Kampung Inggris. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 30 pelaku UMKM. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan tabulasi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat dengan rata-rata pendapatan responden berkisar Rp900.000–Rp1.500.000 per bulan dan sebagian besar memiliki omzet tahunan di atas Rp20.000.000. Meskipun demikian, kemampuan UMKM dalam menciptakan lapangan kerja masih rendah karena 80% pelaku usaha belum memiliki karyawan tetap. Pemanfaatan teknologi digital juga belum berkembang optimal, ditunjukkan oleh hanya 20% responden yang memanfaatkan e-commerce untuk pemasaran usaha. Selain itu, sebagian besar pelaku usaha masih menghadapi kendala keterbatasan modal dan rendahnya kepemilikan legalitas usaha. Penelitian ini menunjukkan bahwa UMKM memiliki kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi masih membutuhkan dukungan dalam aspek permodalan, legalitas usaha, dan digitalisasi pemasaran.
Copyrights © 2026