Analisis kinerja keuangan merupakan aspek penting dalam menilai kemampuan perusahaan mengelola sumber daya dan menjaga keberlangsungan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Telkom Indonesia Tbk selama periode 2021–2025 melalui pendekatan analisis rasio keuangan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari annual report dan laporan keuangan PT Telkom Indonesia Tbk. Analisis dilakukan menggunakan rasio likuiditas yang diukur dengan Current Ratio (CR), rasio solvabilitas yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), serta rasio aktivitas yang diukur dengan Total Asset Turnover (TATO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan relatif stabil selama periode penelitian. Nilai CR tertinggi sebesar 0,89 kali terjadi pada tahun 2021 dan terendah sebesar 0,78 kali pada tahun 2022 dan 2023. Nilai DER tertinggi sebesar 0,91 kali terjadi pada tahun 2025 dan terendah sebesar 0,87 kali pada tahun 2023. Sementara itu, nilai TATO tertinggi sebesar 0,54 kali terjadi pada tahun 2022 dan terendah sebesar 0,26 kali pada tahun 2025. Secara keseluruhan, PT Telkom Indonesia Tbk mampu menjaga stabilitas keuangan melalui pengelolaan aset, kewajiban, dan modal yang efektif di tengah karakteristik industri telekomunikasi yang padat modal.
Copyrights © 2026