Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena penyimpangan moral di kalangan tokoh agama di Indonesia melalui kerangka epistemologi Islam. Menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif, kajian ini menelaah kesenjangan antara pengetahuan keagamaan dengan pembentukan moral dari tiga perspektif: teologis-normatif, filosofis, dan historis. Hasil kajian mengungkapkan bahwa akar persoalan bukan terletak pada konten normatif ajaran Islam, melainkan pada kegagalan sistem pendidikan agama dalam mengintegrasikan pengetahuan kognitif, penghayatan afektif, dan pengamalan praktis. Kajian ini menyimpulkan bahwa reformasi model pendidikan Islam, mekanisme akuntabilitas institusional, serta pengembangan budaya literasi keagamaan yang kritis merupakan langkah-langkah esensial dalam mengatasi krisis moral yang tersembunyi di balik jubah agama.
Copyrights © 2026