MAXIMAL
Vol 3 No 5 (2026): Juni

Islam dan Tradisi Lokal Minangkabau

Hoktaviandri Hoktaviandri (STAI YPI Al Ikhlas Painan)
Nurika Romadhani (Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang)
Lathifah Hilman Nisa (Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang)
Nurfadila Kirana Yasmine (Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang)
Salsabila Ananda Syahputri (Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang)



Article Info

Publish Date
11 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan antara Islam dan tradisi lokal Minangkabau yang terbentuk melalui proses akulturasi dan integrasi nilai dalam kehidupan masyarakat. Islam tidak diposisikan sebagai unsur yang menghapus budaya lokal, tetapi sebagai sumber nilai normatif yang memberikan arah dan penguatan terhadap praktik adat. Falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah menjadi landasan utama yang menghubungkan adat dan syariat Islam dalam berbagai aspek kehidupan sosial. Tradisi seperti baralek, batagak penghulu, khatam Al-Qur’an, dan musyawarah nagari menunjukkan adanya internalisasi nilai Islam dalam budaya lokal. Peran surau juga memperkuat proses pendidikan dan pembentukan karakter masyarakat yang religius dan berbudaya. Namun, modernisasi, globalisasi, dan perkembangan teknologi menimbulkan tantangan terhadap keberlanjutan tradisi lokal karena terjadinya pergeseran nilai pada generasi muda. Penelitian ini menegaskan bahwa keberlangsungan budaya Minangkabau sangat bergantung pada kemampuan masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara nilai agama, budaya, dan perubahan zaman.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

MAKSI

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance

Description

MAXIMAL JOURNAL is accepts manuscripts of research results and study results that bring up scientific and actual ideas in the fields of Social, Political, Law, Economics, Culture, Technology, and Education both in Indonesian and ...