Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026

INJEKSI DEKSAMETASON INTRA-ARTIKULAR UNTUK MENCEGAH PROGRESIVITAS KONTRAKTUR FLEKSI ARTROGENIK PADA LUTUT TIKUS SELAMA FASE REMOBILISASI: INTRA-ARTICULAR DEXAMETHASONE INJECTION FOR THE PREVENTION OF ARTHROGENIC KNEE FLEXION CONTRACTURE PROGRESSION IN RATS DURING THE REMOBILIZATION PHASE

Nico Sutanto (Departemen Orthopaedi dan Traumatologi, Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik, Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara)
Otman Siregar (Departemen Orthopaedi dan Traumatologi, Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik, Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara)
Iman Dwi Winanto (Departemen Orthopaedi dan Traumatologi, Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik, Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara)
Stephan Udjung (Departemen Patologi Anatomi, Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik, Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

Imobilisasi sendi berkepanjangan memicu kontraktur artrogenik akibat fibrosis kapsular. Studi ini mengevaluasi efikasi injeksi deksametason intra-artikular dosis tunggal dalam mencegah kontraktur tersebut pada model lutut tikus selama fase remobilisasi. Studi ini menggunakan desain experimental pretest-posttest control group dengan 24 tikus Wistar jantan. Semua tikus menjalani 28 hari imobilisasi lutut menggunakan K-wire. Pada hari ke-28, K-wire dilepas, dan tikus dibagi menjadi tiga kelompok: kelompok deksametason (injeksi tunggal deksametason natrium fosfat 0,5 mg/kg intra-artikular, 30 µL), kelompok saline (injeksi NaCl 0,9% 30 µL), dan kelompok kontrol (tanpa injeksi). PROM diukur pada baseline, setelah imobilisasi, serta setelah injeksi dan miotomi. Evaluasi histopatologis kapsul sendi posterior mencakup pengukuran ketebalan, panjang, dan jumlah sel radang. Kelompok deksametason menunjukkan rerata PROM yang signifikan lebih tinggi (130,13 ± 4,94°) dibandingkan kelompok saline dan kontrol (p < 0,001). Analisis histopatologis mengonfirmasi penurunan ketebalan kapsul dan infiltrasi sel radang, serta peningkatan panjang kapsul yang signifikan, mengindikasikan berkurangnya artofibrosis. Injeksi deksametason intra-artikular dosis tunggal efektif meningkatkan PROM dan memitigasi artofibrosis. Hal ini menunjukkan potensi deksametason lokal sebagai strategi profilaksis kontraktur artrogenik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ibnusina

Publisher

Subject

Humanities Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara merupakan jurnal yang memiliki cakupan keilmuan dalam bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, dan ilmu perilaku dan terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Terbitan pertama adalah ...