Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh erusahaan incentive, intensitas erus tetap, dan konservatisme akuntansi terhadap tax avoidance. Populasi dalam penelitian ini adalah erusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024, yaitu sebanyak 56 perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari 28 perusahaan dengan total 140 data observasi yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Namun, terdapat 13 data yang dikategorikan sebagai outlier, sehingga jumlah akhir data observasi yang digunakan adalah sebanyak 127 data. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa erusahaan incentive berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance, yang menunjukkan adanya kecenderungan pemegang saham pengendali untuk memanfaatkan kebijakan pajak. Sementara itu, intensitas erus tetap berpengaruh erusaha dan tidak signifikan, serta konservatisme akuntansi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap tax avoidance, sehingga keduanya belum mampu menjelaskan variasi praktik penghindaran pajak pada erusahaan dalam penelitian ini. Kata Kunci: Tunneling Incentive, Intensitas Aset Tetap, Konservatisme Akuntansi, Tax Avoidance
Copyrights © 2026