Nilai perusahaan merupakan cerminan persepsi pasar terhadap kinerja dan prospek perusahaan yang menjadi pertimbangan utama investor dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) terhadap nilai perusahaan pada perusahaan pertambangan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dan diperoleh 24 perusahaan dengan total 72 data observasi awal, yang setelah eliminasi outlier menghasilkan 51 data observasi valid. Data bersumber dari laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan di situs resmi Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (β = 0,047; sig. = 0,029), sedangkan ROE (sig. = 0,815) dan NPM (sig. = 0,431) tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (F = 7,365; sig. = 0,000) dengan kemampuan menjelaskan variasi sebesar 27,6%. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi penggunaan aset merupakan sinyal terkuat yang direspons pasar modal dalam menentukan valuasi perusahaan pertambangan energi di Indonesia.
Copyrights © 2026