Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis subsektor konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2022 hingga 2025 untuk mengetahui bagaimana Return on Equity (ROE) dipengaruhi oleh Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER). Teknik kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Untuk tahun 2022–2025, analisis ini menggunakan data dari 25 perusahaan subsektor konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dua belas perusahaan dipilih secara acak menggunakan teknik purposive sampling. Laporan keuangan untuk tahun 2022–2025 menyediakan data sekunder yang digunakan dalam analisis ini. Berbagai uji statistik, termasuk uji t dan uji F, serta uji hipotesis dan koefisien determinasi, digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Nilai signifikansi 0,063 > 0,05 membuktikan bahwa rasio lancar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Return on Equity (ROE), dan nilai signifikansi 0,094 > 0,05 membuktikan bahwa rasio utang terhadap ekuitas juga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ROE. Pada saat yang sama, nilai signifikansi 0,172 > 0,05 membuktikan bahwa baik rasio lancar maupun rasio utang terhadap ekuitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Return on Equity.
Copyrights © 2026