Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan perilaku keuangan terhadap pengelolaan keuangan pada usaha kafe di Distrik Manokwari Barat, Provinsi Papua Barat. Usaha kafe sebagai bagian dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan usaha. Rendahnya tingkat literasi keuangan serta perilaku keuangan pelaku usaha diduga menjadi faktor yang memengaruhi kualitas pengelolaan keuangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh usaha kafe di Distrik Manokwari Barat, dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria usaha yang telah beroperasi minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Pengujian instrumen dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan uji hipotesis meliputi uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan perilaku keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan usaha kafe. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan dan pembentukan perilaku keuangan yang baik untuk mendukung pengelolaan keuangan yang efektif dan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026