Perkembangan layanan keuangan digital, khususnya payLater, memberikan kemudahan dalam bertransaksi namun juga berpotensi menimbulkan risiko finansial bagi pengguna, terutama generasi muda. Rendahnya literasi keuangan pada siswa menjadi salah satu faktor yang mendorong penggunaan payLater secara tidak bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa melalui sosialisasi risiko penggunaan payLater. Kegiatan dilaksanakan di SMA 2 Perintis Bandar Lampung dengan metode edukatif-partisipatif yang meliputi ceramah, diskusi, dan studi kasus. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang ditandai dengan kenaikan skor dari 500 pada pre-test menjadi 1900 pada post-test, serta nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,71 yang termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi sangat efektif dalam meningkatkan literasi keuangan siswa. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk sikap yang lebih bijak dalam penggunaan layanan keuangan digital di kalangan siswa.
Copyrights © 2026