Agrikultura
Vol 37, No 1 (2026): April, 2026

Pengaruh Slow-Release Organic Fertilizer Berbasis Kotoran Ayam terhadap Sifat Kimia Tanah Aluvial Masam dan Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa L.)

Rahayu, Sri (Unknown)
Astar, Ismail (Unknown)
Setiawan, Setiawan (Unknown)
Suyanto, Agus (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 May 2026

Abstract

Tanah aluvial masam dicirikan oleh pH rendah, kapasitas tukar kation yang terbatas, serta kandungan aluminium dapat ditukar yang tinggi, yang membatasi ketersediaan hara dan pertumbuhan tanaman hortikultura. Keterbatasan ini menuntut strategi pengelolaan tanah yang tidak hanya mampu menyediakan hara, tetapi juga meningkatkan sifat kimia tanah secara berkelanjutan. Pupuk lepas lambat (slow-release organic fertilizers/SROF) merupakan pendekatan yang menjanjikan karena mampu melepaskan hara secara bertahap sekaligus memperbaiki kondisi tanah dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pupuk organik lepas lambat yang diformulasikan dari kotoran ayam, abu sekam padi, dan pati singkong dalam memperbaiki sifat tanah dan pertumbuhan selada (Lactuca sativa L.). Percobaan dilakukan di rumah kaca Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi Universitas Panca Bhakti Pontianak pada bulan Januari - Maret 2025, menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima taraf dosis SROF (0; 2,5; 5,0; 7,5; 10,0; dan 12,5 g/tanaman), masing-masing dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi pola pelepasan hara (N, P, dan K), sifat kimia tanah, pertumbuhan dan biomassa tanaman. Analisis data dilakukan menggunakan analisis varians (ANOVA) taraf nyata 1% dan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf nyata 5%. Pupuk menunjukkan pola pelepasan hara yang terkendali hingga 60 hari. Aplikasi SROF secara signifikan meningkatkan pH tanah (dari 3,57 menjadi 5,20), menurunkan Al dapat ditukar (dari 0,79 menjadi 0,30 cmol(+) kg-1), serta meningkatkan kandungan karbon organik, kapasitas tukar kation, kejenuhan basa, dan ketersediaan hara. Perbaikan tersebut secara signifikan meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar dan biomassa, dengan hasil optimal pada dosis 10–12,5 g/tanaman. Penelitian ini menunjukkan bahwa SROF berbasis kotoran ayam efektif sebagai amelioran tanah sekaligus sumber hara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas tanah aluvial dan produktivitas selada pada tanah masam.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

agrikultura

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrikultura terbit tiga kali setahun (April, Agustus dan Desember), memuat artikel hasil penelitian dan kupasan (review) orisinal hasil dari penelitian yang sebagian telah dilakukan penulis, dan komunikasi ...