Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE)
Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2026

Penerapan Media Visual dalam Edukasi pada Anak Sekolah Dasar tentang Kesehatan Diri dan Kesehatan Seksual di SDN Panjang 03 Ambarawa

Wulansari (Universitas Ngudi Waluyo)
Fiktina Vifri Ismiriyam (Universitas Ngudi Waluyo)
Joyo Minardo (Universitas Ngudi Waluyo)



Article Info

Publish Date
30 May 2026

Abstract

Personal health is a positive habit that should be developed from an early age to support healthy growth, prevent diseases, and foster awareness of self-care independently. Sexual health is a condition of well-being related to sexual aspects, including basic understanding of the body, gender differences, personal boundaries, and ways to protect oneself from inappropriate actions. Personal health and sexual health are important aspects of child development. In providing health education to elementary school children, appropriate learning media are required. One of the suitable learning media for elementary school students is visual media. The main objective of this community service activity was to improve the knowledge and understanding of elementary school students regarding personal health and sexual health through visual-based learning. The method used in this activity was educational intervention using visual media. The results showed an improvement in students’ knowledge of personal and sexual health after the implementation of visual media-based education, as indicated by pre-test and post-test scores, with 337 out of 497 students achieving good knowledge levels. Students were more active and enthusiastic during the learning process and were able to mention ways to maintain personal hygiene and identify body parts that need to be protected. In conclusion, the use of visual media in learning has proven to be effective in improving the knowledge and understanding of elementary school students regarding personal and sexual health. Visual media are easy for children to understand and can be recommended as an effective learning method in health education for elementary school students.   ABSTRAK Kesehatan diri merupakan kebiasaan positif sejak dini agar dapat tumbuh dengan tubuh yang sehat, terhindar dari penyakit, memiliki kesadaran untuk merawat diri secara mandiri. Kesehatan seksual merupakan kondisi kesejahteraan yang berkaitan dengan aspek seksual meliputi kesehatan seksual yang berupa aktivitas seksual, pemahaman dasar mengenai tubuh, perbedaan jenis kelamin, batasan diri, serta cara melindungi diri dari tindakan yang tidak pantas. Kesehatan diri dan kesehatan seksual merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak. Dalam pemberian pemahaman pada anak sekolah dasar terkait kesehatan, memerlukan media pembelajaran yang tepat. Salah satu media pembelajaran yang baik untuk anak sekolah dasar adalah media visual. Tujuan utama kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa sekolah dasar tentang kesehatan diri dan kesehatan seksual melalui edukasi dengan media visual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi dengan menggunakan media visual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang kesehatan diri dan kesehatan seksual setelah diberikan edukasi menggunakan media visual dilihat dari nilai pre-test dan post-test yang menunjukkan pengetahuan baik sebanyak 337 siswa dari 497 siswa. Siswa terlihat lebih aktif dan antusias serta mampu menyebutkan cara menjaga kebersihan diri serta memahami bagian tubuh yang perlu dilindungi. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah penerapan media visual dalam pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa sekolah dasar tentang kesehatan diri dan kesehatan seksual dan mudah dipahami oleh anak. Penggunaan media visual dapat direkomendasikan sebagai salah satu metode pembelajaran yang efektif dalam edukasi kesehatan pada anak sekolah dasar.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

IJCE

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Redaksi menerima sumbangan tulisan yang belum pernah dimuat di media lain. Naskah diketik rapi dengan spasi rangkap pada kertas kuarto. Panjang tulisan antara 8-15 halaman. Redaksi berhak melakukan perubahan sepanjang tidak mengurangi atau merubah maksud tulisan. Tulisan yang dimuat akan ...