Promosi konvensional pada Desa Wisata Organik Lombok Kulon, Bondowoso, membatasi jangkauan pasar digital, terutama generasi muda. Pengabdian masyarakat ini mengimplementasikan strategi digitalisasi promosi dan pemasaran melalui pemanfaatan media sosial dan pengelolaan konten digital terstruktur. Metode partisipatif berbasis komunitas meliputi pelatihan literasi digital dan pendampingan pembuatan konten, melibatkan perangkat desa, petani organik, pemuda, dan mahasiswa. Hasil menunjukkan pertumbuhan 107 pengikut Instagram, 621 tayangan konten YouTube, dan peningkatan kunjungan 27,3%, serta terbentuknya tim content creator lokal. Integrasi teknologi informasi terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat digital perdesaan, sejalan dengan prinsip publikasi jurnal pengabdian masyarakat.
Copyrights © 2026