Postpartum blues merupakan kejadian psikologis pada ibu pasca melahirkan, umumnya gangguan ini akan berlangsung pasca melahirkan anak pertama dengan rentang waktu dua hari hingga dua minggu pasca melahirkan. Angka kejadian postpartum blues pada ibu pasca melahirkan di Indonesia sebesar 57% (BKKBN, 2024). Berdasarkan angka kelahiran Provinsi Bali, Denpasar Selatan merupakan cakupan ibu pasca melahirkan tertinggi di Denpasar sebesar 5.565 jiwa. Penelitian ini dilakukan pada ibu pasca melahirkan anak pertama di Denpasar Selatan. Responden penelitian ini terdiri dari 50 ibu pasca melahirkan dengan rentang usia 22 tahun hingga 31 tahun dengan menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental. Uji hipotesis menunjukan adanya pengaruh dukungan keluarga terhadap postpartum blues pada ibu pasca melahirkan di Denpasar Selatan dengan kontribusi sebesar 6,5%. Hasil penelitian menunjukan dukungan keluarga pada postpartum blues pada ibu pasca melahirkan berada kategori sedang (30%), tinggi (56%) dan sangat tinggi (14%). Aspek yang paling menonjol pada dukungan keluarga adalah aspek emosional, diikuti oleh aspek informasi, aspek penilaian dan yang terakhir aspek instrumental. Kategorisasi postpartum blues pada ibu pasca melahirkan di Denpasar Selatan dominan sedang dengan jumlah responden sebanyak 28 subjek. Hasil dari nilai Beta yang menunjukkan pengaruh relative terhadap variabel dependen terhadap variabel dependen sebesar -0,255 artinya dukungan keluarga berpengaruh menekan kejadian postpartum blues pada ibu pasca melahirkan di Denpasar Selatan.
Copyrights © 2026