Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika pendidikan akidah di lingkungan Persatuan Islam (PERSIS) yang menunjukkan perubahan dalam aspek kurikulum, pendekatan pembelajaran, dan sistematika materi. Secara prinsip, PERSIS tetap berpegang pada semangat tajdīd serta rujukan Al-Qur’an dan Sunnah, namun pendidikan akidahnya mengalami perkembangan seiring perubahan sosial, kebutuhan lembaga pendidikan, dan wacana teologis kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pergeseran pendidikan akidah di Pesantren PERSIS, faktor yang melatarbelakanginya, serta implikasinya terhadap arah kurikulum dan identitas teologis organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan analisis isi terhadap dokumen kurikulum, buku ajar tauhid, karya tokoh PERSIS seperti A. Hassan, KH. Eman Abdullah, dan KH. Aceng Zakaria, serta data wawancara dengan tokoh pendidikan PERSIS. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis melalui reduksi data, kategorisasi tematik, triangulasi sumber, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akidah PERSIS mengalami pergeseran dari corak reformis-rasional yang belum tersusun secara sistematis menuju bentuk pendidikan tauhid yang lebih eksplisit, terstruktur, dan bercorak purifikasi. Pergeseran tersebut tampak pada perubahan kurikulum 1984, 1996, 2006, hingga 2023; dari tauhid yang terintegrasi dalam pelajaran diniyah umum menjadi inti kurikulum Madrasah Diniyah. Secara konseptual, terjadi penguatan model tauhid rubūbiyyah, ulūhiyyah, dan asmā’ wa ṣifāt, tanpa menghilangkan prinsip independensi PERSIS dari mazhab teologi tertentu. Temuan ini memperlihatkan bahwa pendidikan akidah PERSIS tetap adaptif, tetapi berakar pada pemurnian tauhid. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pergeseran pendidikan akidah PERSIS merupakan bentuk adaptasi kurikuler dan metodologis, bukan perubahan doktrin dasar. Kesimpulan tersebut penting bagi penguatan kurikulum akidah pesantren modern di Indonesia.
Copyrights © 2026