Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis integrasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta dampaknya terhadap perkembangan kompetensi spiritual dan sosial anak. Penelitian dilaksanakan di tiga Raudhatul Athfal (RA) Persis Kecamatan Banjaran menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi PAI dilakukan secara sistematis melalui penyusunan kurikulum berbasis nilai Islam yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Perencanaan pembelajaran melibatkan kepala RA dan guru dengan memadukan kurikulum nasional dan kurikulum khas lembaga Persis. Implementasi pembelajaran PAI dilaksanakan baik secara langsung melalui kegiatan keagamaan seperti praktik salat, hafalan doa, dan pembiasaan akhlak mulia, maupun tidak langsung melalui pendekatan tematik dan bermain. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan menggunakan asesmen autentik dengan melibatkan orang tua untuk menilai perkembangan spiritual dan sosial anak. Integrasi PAI terbukti mampu meningkatkan kesadaran beragama, karakter spiritual dan sosial yang baik, kemandirian, serta perilaku sesuai nilai Islam sejak usia dini. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan pembelajaran PAUD dengan PAI secara kontekstual dan menarik sesuai karakteristik anak usia dini.
Copyrights © 2026