Permasalahan utama UMKM di Desa Lokki meliputi rendahnya inovasi produk, branding yang belum optimal, dan minimnya literasi digital. Kondisi ini menyebabkan produk lokal sulit bersaing. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui sosialisasi inovasi, branding, dan digitalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-asimetris dengan model Asset-Based Community Development (ABCD), meliputi identifikasi masalah, klasifikasi peserta, penyampaian materi, pendampingan, dan evaluasi. Sasaran sebanyak 27 pelaku UMKM yang belum pernah mendapat pelatihan terintegrasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: skor pretest 36,88 (rendah) menjadi 59,32 (sedang) pada posttest, atau naik 60,8%. Dimensi digitalisasi meningkat tertinggi (63,7%), disusul branding (64,2%) dan inovasi produk (55,3%). Peserta aktif menerapkan kemasan menarik, identitas usaha, serta promosi media sosial. Kegiatan ini berkontribusi memperkuat daya saing produk UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Desa Lokki.
Copyrights © 2026