Kegiatan pemetaan partisipatif di Desa Tengger, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, dilakukan sebagai upaya untuk memperoleh data spasial yang akurat dan relevan dalam mendukung perencanaan pembangunan desa. Melalui keterlibatan aktif masyarakat bersama pemerintah desa, proses pemetaan dilaksanakan mulai dari pengumpulan data lapangan, validasi, hingga pengolahan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil kegiatan ini menghasilkan beberapa peta tematik, meliputi peta administrasi, batas dusun, batas RT, sarana dan prasarana, serta penggunaan lahan. Setiap peta tematik memberikan informasi spesifik terkait karakteristik fisik dan sosial Desa Tengger. Peta administrasi berperan dalam memperjelas batas kewilayahan, peta dusun dan RT menggambarkan pembagian wilayah secara detail, peta sarana dan prasarana menunjukkan pemerataan fasilitas publik, sedangkan peta penggunaan lahan menampilkan variasi pemanfaatan ruang desa. Keterlibatan masyarakat dalam proses pemetaan terbukti meningkatkan akurasi data dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya informasi spasial dalam pengelolaan wilayah. Secara keseluruhan, kegiatan pemetaan partisipatif ini tidak hanya menghasilkan produk berupa peta tematik, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat serta menjadi dasar bagi pemerintah desa dalam penyusunan rencana pembangunan berbasis data spasial. Pendekatan ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung pembangunan desa yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026