Indonesia memiliki tingkat pencemaran lingkungan yang berbeda di setiap provinsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan hasil pengelompokan provinsi di Indonesia berdasarkan indikator pencemaran lingkungan yang meliputi pencemaran air, tanah, dan udara akibat limbah rumah tangga maupun limbah pabrik. Metode yang digunakan adalah K-Affinity Propagation (K-AP) dengan uji validasi Davies-Bouldin Index. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah cluster optimum adalah 2, dimana Cluster 1 yang terdiri atas 3 provinsi dengan tingkat pencemaran lingkungan tertinggi, serta Cluster 2 yang terdiri atas 35 provinsi lainnya dengan tingkat pencemaran lebih rendah. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian khusus pada provinsi yang masuk dalam Cluster 1, melalui pengawasan industri, pengelolaan limbah, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.
Copyrights © 2025