Latar belakang: Rokok konvensional terbuat dari daun tembakau yang digunakan secara dibakar, dihisap atau dikunyah. Merokok dapat meningkatkan potensi terkena kandidiasis oral (mukosa mulut) karena asap rokok mengandung bahan toksik dan memicu infeksi jamur Candida albicans yang menyebabkan kondensasi oleh asap rokok. Kandidiasis oral disebabkan oleh jamur Candida albicans. Tujuan: penelitian mengidentifikasi jamur Candida albicans pada saliva perokok konvensional pekerja tambang. Metode: observasional deskriptif. Variabel tunggal dari penelitian ini adalah jamur Candida albicans pada saliva perokok konvensional pekerja tambang. Sampel yang digunakan sebanyak 25 sampel dengan teknik total sampling dengan prosedur pemeriksaan makroskopis (media SDA dan media Chrome agar), mikroskopis (LPCB dan germ tube) dan analisis data univariat. Hasil: observasi pertumbuhan jamur Candida albicans pada saliva perokok konvensional pekerja tambang terdapat 8 sampel (32%) yang positif jamur Candida albicans. Distribusi frekuensi pertumbuhan jamur Candida albicans berdasarkan usia terbanyak pada usia 17-25 tahun 15 sampel (60%), durasi merokok terbanyak selama 6-15 tahun 18 sampel (72%), dan frekuensi sikat gigi terbanyak pada 2 kali sehari 23 sampel (92%). Kesimpulkan: bahwa terdapat pertumbuhan jamur Candida albicans pada saliva perokok konvensional pekerja tambang.
Copyrights © 2026