Penelitian ini menelaah bagaimana proses operasional dapat menjadi titik masuk utama untuk mengoptimalkan proses bisnis broker reasuransi pada PT Energi Mandiri Internasional Pialang Reasuransi (EnergiRe). Penelitian ini berangkat dari semakin kompleksnya placement reasuransi, tuntutan kualitas dokumen, kebutuhan respons yang cepat, serta kewajiban tata kelola dan pelaporan yang semakin ketat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EnergiRe telah memiliki dasar proses yang cukup kuat melalui SOP, pembagian peran, titik kontrol, dan dokumen inti placement. Namun, proses yang berjalan masih menghadapi sejumlah gap, terutama pada konsistensi underwriting information, kontrol versi dokumen, koordinasi lintas fungsi, ketergantungan pada komunikasi manual, serta belum optimalnya integrasi antara fungsi teknis dan keuangan. Temuan tematik menegaskan bahwa kebutuhan perusahaan bukan membangun proses baru dari awal, melainkan memperkuat mutu eksekusi atas proses formal yang telah ada.
Copyrights © 2026