Masjid mempunyai fungsi krusial bagi umat Islam, selain sebagai tempat beribadah, juga menjadi pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan budaya. Sayangnya, banyak masjid yang belum memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal dalam proses pengelolaannya, sehingga penyampaian informasi dan pengelolaan administrasi belum berjalan secara optimal dan terbuka. Tujuan penelitian ini ialah merancang sistem informasi digitalisasi masjid berbasis web demi peningkatan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan Masjid Al Hasanah, Taman Meruya Ilir, Jakarta Barat. Penelitian ini menerapkan metode SDLC (Software Development Life Cycle) dengan model Waterfall, yang meliputi lima tahap sistematis, yakni analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, serta pemeliharaan. Sistem ini dilengkapi dengan fitur agenda kegiatan, berita masjid, donasi daring, dan akun pengguna yang memungkinkan akses ke layanan terbatas seperti pendaftaran kegiatan. Pengurus dapat mengatur seluruh konten melalui dashboard pengurus yang dirancang untuk mendukung tata kelola yang lebih efisien dan tertata. Hasil dari proses perancangan menunjukkan bahwa sistem ini memiliki potensi untuk meningkatkan keteraturan penyampaian informasi dan mendukung kebutuhan pengelolaan masjid secara digital. Penelitian ini merekomendasikan penerapan sistem serupa sebagai bentuk adaptasi teknologi dalam pengelolaan masjid secara modern dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026