Perkembangan media digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi politik, terutama menjelang pemilihan umum. Namun seiring dengan meningkatnya akses terhadap informasi digital juga diikuti oleh maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi politik yang berpotensi memengaruhi kualitas pengambilan keputusan warga negara. Dalam konteks tersebut, kehadiran platform pendidikan politik digital yang menyediakan informasi kredibel dan mudah diakses menjadi semakin penting. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas konten informasi pada fitur BijakPilkada terhadap niat partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2024. Berlandaskan Uses and Gratifications Theory, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana melalui SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas konten BijakPilkada berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat partisipasi publik, dengan nilai t sebesar 5,504 yang lebih besar dari t tabel 1,984 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi sebesar 23,6% menunjukkan bahwa kualitas konten menjelaskan sebagian variasi niat partisipasi publik. Analisis regresi menghasilkan konstanta sebesar 16,258 dan koefisien regresi sebesar 0,487, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan kualitas konten diikuti oleh peningkatan niat partisipasi masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas informasi digital dalam mendukung literasi politik dan mendorong keterlibatan warga negara dalam proses demokrasi di tengah meningkatnya disinformasi politik pada era media digital.
Copyrights © 2026